Keunikan Objek Wisata Sumur Jalatunda


Siapa yang tidak tahu Banjarnegara? Salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah ini menyimpan berbagai macam keindahan alam. Walaupun sering banyak dilewati oleh wisatawan yang biasanya lebih memilih Wonosobo atau daerah lainnya, tahukah Anda? Bahwa ternyata Banjarnegara memiliki banyak sekali wisata alam yang patut dicoba!

Banjarnegara tidak hanya terkenal akan kisah asal usul beberapa derah di dalamnya, tetapi juga keindahan pemAndangan alam yang tidak kalah natural dengan daerah di Indonesia.

Sumur Jalatunda

Jika Anda berencana melakukan wisata alam di Banjarnegara dengan Paket Wisata Dieng, tak ada salahnya untuk memasukkan kawasan ini sebagai salah satu destinasi. Yang pasti worth.

Jangan salah, walau dinamakan Sumur Jalatunda, namun tempat wisata ini tidak ada kaitannya dengan sumur, lho. Sumur Jalatunda pun tidak memiliki bentuk yang menyerupai sumur pada umumnya. Justru, penampakan fisik Sumur Jalatunda sendiri lebih mirip dengan genangan air atau kolam di rawa. Namun, masyarakat sekitar lebih sering menyebut daerah ini dengan awalan nama sumur dan berlanjut hingga sekarang.

Cerita Daerah Sumur Jalatunda

Berdasarkan kepercayaan warga sekitar, terbentuknya Sumur Jalatunda adalah karena pada jaman dahulu, terdapat seorang putri yang cantik jelita. Putri ini suka berpakaian serba putih. Walaupun parasnya yang menawan, namun putri ini suka meminta tumbal kepada masyarakat untuk diserahkan dan ditenggelamkan ke dalam sumur yang ada di sana.

Jika Anda tahu kisah Roro Jonggrang ketika meminta syarat kepada Bandung Bondowoso, maka anda tahu bahwa salah satunya adalah sumur, ya, Sumur Jalatunda.

Singkat cerita, setelah mendengar syarat itu maka segeralah Bandung Bondowoso membuat Sumur Jalatunda. Ketika sumur itu ditunjukkan kepada Roro Jonggrang, sang putri yang sedari awal tidak ingin dipersunting oleh Bondowoso berusaha untuk mengakali hal ini.

Roro Jongrang menyuruh Bondowoso untuk memeriksa sumur itu. Ketika sudah masuk ke dalam sumur, putri pun segera memerintahkan Patih Gupolo untuk menimbun sumur dengan batu. Dengan adanya timbunan batu itu, Bandung Bondowoso pun terkuburhidup- hidup dan tidak bisa mempersunting sang putri.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *